Tuesday, November 23, 2010
Hadiah dari Allah
Alah SWT selalu punya hadiah untuk kita, sebuah cahaya di kegelapan, sebuah rencana untuk setiap hari esok, sebuah jalan keluar untuk semua permasalahan, sebuah kebahagiaan untuk setiap kesedihan dan sebuah kedewasaan untuk setiap ujian yang datang.
Sunday, November 14, 2010
Menjaga Lisan
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Ibnul Qoyyim berkata, “Termasuk perkara yg MENGAGUMKAN jika seseorang menjaga dirinya dari makanan yg diharamkan atau berbuat zalim, berzina, mencuri, meminum khamar dan melihat kpd perkara yg diharamkan dan lainnya, namun SULIT bagi seseorang menjaga dan menahan garakan lisannya, bahkan org yg dikenal sebagai org yg istiqomah dlm agama, zuhud dan ahli ibadah terkadang dia berbicara dgn kata-kata yg mendatangkan kemurkaan Allah, hal itu terjadi TANPA DISADARINYA, sehingga dgn 1 kata itu dia terjebak ke dlm api neraka pd kedalaman yg lebih jauh dari masyrik dan magrib, terkadang engkau bisa menyaksikan org yg menjaga dirinya dari perbuatan keji dan zalim, namun lisannya mencincang dan menyembelih kehormatan org yg hidup dan mati, tanpa dirinya menyadari apa yg telah diucapkannya itu” (Al-Jawabul Kafi liman Sa’ala anid Dawa’is Syafi: halaman: 140)
Muhammad bin Wasi’ berkata kepada Malik bin Dinar: Wahai Abi Yahya, menjaga lisan lebih sulit bagi manusia daripada menjaga harta dinar dan dirham” (Ihya ulumuddin: 3/120)
Sebagian ahli ilmu berkata: Lisan memiliki dua bencana yg besar, jika seseorang selamat dari 1 bencana maka dia tidak akan selamat dari bencana yg lainnya, yaitu bencana diam terhadap kebenaran atau bencana berbicara dalam kebatilan, bahkan terkadang, dalam suatu saat salah satu dari keduanya lebih berbahaya dari yg lain, maka org yg diam terhadap kebenaran adalah setan yg bisu, bermaksiat kpd Allah, riya’, cari muka jika dia tidak khawatir terhadap dirinya. Seperti org yg melihat kemungkaran di hadapan matanya padahal dia mampu mengubahnya namun hal itu tidak dilakukannya. Diriwayatkan oleh Abi Sa’id Al-Khudri r.a bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa di antara kalian yg melihat kemungkaran maka hendaklah dia mengubahnya dgn tangannya dan jika dia tidak mampu maka hendaklah dia mengubahnya dgn LISANNYA, lalu jika dia tidak mampu maka hendaklah dia mengubahnya dgn hatinya, dan itu adalah cermin selemah-lemah keimanan” (HR. Muslim: no: 49)
Wassalamu'alaikum.
Ibnul Qoyyim berkata, “Termasuk perkara yg MENGAGUMKAN jika seseorang menjaga dirinya dari makanan yg diharamkan atau berbuat zalim, berzina, mencuri, meminum khamar dan melihat kpd perkara yg diharamkan dan lainnya, namun SULIT bagi seseorang menjaga dan menahan garakan lisannya, bahkan org yg dikenal sebagai org yg istiqomah dlm agama, zuhud dan ahli ibadah terkadang dia berbicara dgn kata-kata yg mendatangkan kemurkaan Allah, hal itu terjadi TANPA DISADARINYA, sehingga dgn 1 kata itu dia terjebak ke dlm api neraka pd kedalaman yg lebih jauh dari masyrik dan magrib, terkadang engkau bisa menyaksikan org yg menjaga dirinya dari perbuatan keji dan zalim, namun lisannya mencincang dan menyembelih kehormatan org yg hidup dan mati, tanpa dirinya menyadari apa yg telah diucapkannya itu” (Al-Jawabul Kafi liman Sa’ala anid Dawa’is Syafi: halaman: 140)
Muhammad bin Wasi’ berkata kepada Malik bin Dinar: Wahai Abi Yahya, menjaga lisan lebih sulit bagi manusia daripada menjaga harta dinar dan dirham” (Ihya ulumuddin: 3/120)
Sebagian ahli ilmu berkata: Lisan memiliki dua bencana yg besar, jika seseorang selamat dari 1 bencana maka dia tidak akan selamat dari bencana yg lainnya, yaitu bencana diam terhadap kebenaran atau bencana berbicara dalam kebatilan, bahkan terkadang, dalam suatu saat salah satu dari keduanya lebih berbahaya dari yg lain, maka org yg diam terhadap kebenaran adalah setan yg bisu, bermaksiat kpd Allah, riya’, cari muka jika dia tidak khawatir terhadap dirinya. Seperti org yg melihat kemungkaran di hadapan matanya padahal dia mampu mengubahnya namun hal itu tidak dilakukannya. Diriwayatkan oleh Abi Sa’id Al-Khudri r.a bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa di antara kalian yg melihat kemungkaran maka hendaklah dia mengubahnya dgn tangannya dan jika dia tidak mampu maka hendaklah dia mengubahnya dgn LISANNYA, lalu jika dia tidak mampu maka hendaklah dia mengubahnya dgn hatinya, dan itu adalah cermin selemah-lemah keimanan” (HR. Muslim: no: 49)
Wassalamu'alaikum.
Saturday, September 18, 2010
Penyesalan
Mengapa kau merasa sepi? sedang AKU di sini, dekat, andai kau sadari, AKU amatlah dekat! Kau mengeluh sendiri, padahal AKU tak pernah pergi! Kau percaya AKU ada tapi tak pernah kau hiraukan CINTA Ku. Mata buta, telinga tuli hanya karena pihak ketiga yang terlihat cantik dengan topeng palsunya. Sejatinya saat kau bertemu AKU, kau akan sendiri betapa waktu tuk mengenal Ku, telah kau sia siakan! Ingat PENYESALAN mu tak kan pernah AKU hiraukan seperti kau Acuhkan semua CINTA yang AKU berikan.
Tuesday, June 01, 2010
Kebohongan
Entah kau sadari atau tidak, jika kau sudah melakukan satu kebohongan, kau tak akan bisa lepas darinya, karena kau akan melakukan kebohongan lain, untuk menutupi kebohonganmu yang lain, maka tak heran jika suatu saat tak ada orang yang percaya dirimu, ketika hidupmu sudah kau penuhi dengan kebohongan. Jujur memang terkadang menyakitkan, tapi akan lebih sakit lagi ketika tahu kebohonganmu terkuak..
Friday, May 21, 2010
Bangkit
Bangkit itu optimis di hati & selalu dengar nurani, siap berpeluh tanpa banyak mengeluh. Bangkit itu selalu perbaiki diri.
Bangkit itu pantang menyerah mengejar cita & saling hargai sesama anak bangsa. Bangkit itu jiwa berkemauan keras dg langit sebagai batas.
Bangkit itu pantang menyerah mengejar cita & saling hargai sesama anak bangsa. Bangkit itu jiwa berkemauan keras dg langit sebagai batas.
Tuesday, March 30, 2010
Besarnya Cinta Allah SWT
"Jika kamu ingin tahu seberapa besar cinta Allah SWT kepadamu dan kepada selainmu, lihatlah keadaan-keadaan berikut ini:
1) Lihatlah, seberapa besar intensitas cintamu kepada kalam-Nya di hatimu!.
2) Lihatlah, seberapa dahsyat kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan Firman-firman-Nya!.
3)Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu didendangkan? Sesungguhnya wajar jika seseorang mencintai seorang kekasih, lalu suara dan pembicaraan kekasihnya itu menjadi sesuatu yang sangat dicintai". (Imam Ibnul Qayyimjavascript:void(0)).
1) Lihatlah, seberapa besar intensitas cintamu kepada kalam-Nya di hatimu!.
2) Lihatlah, seberapa dahsyat kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan Firman-firman-Nya!.
3)Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu didendangkan? Sesungguhnya wajar jika seseorang mencintai seorang kekasih, lalu suara dan pembicaraan kekasihnya itu menjadi sesuatu yang sangat dicintai". (Imam Ibnul Qayyimjavascript:void(0)).
Saturday, June 27, 2009
Iman yang Sempurna
Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)
Wednesday, May 27, 2009
Orang Dermawan
Jadilah orang yang dermawan.... jangan mau jadi orang kaya.... orang kaya belum tentu dermawan.... klo orang dermawan sudah tentu dia kaya...... krn meskipun dalam pandangan orang lain dia miskin tetapi dia sebenarnya kaya krn mampu berbagi dengan oranglain... artinya dia sudah merasakan sesuatu yang lebih dari kebutuhannya sehingga ia membagi hartanya kepada yang membutuhkan...
Wednesday, April 15, 2009
Kebaikan dan Kejahatan
Nawas Ibnu Sam'an Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam tentang kebaikan dan kejahatan. Beliau bersabda: "Kebaikan ialah akhlak yang baik dan kejahatan ialah sesuatu yang tercetus di dadamu dan engkau tidak suka bila orang lain mengetahuinya." Riwayat Muslim
Thursday, March 26, 2009
Perpisahan
Kita semua mengetahui bahwa pada setiap perjumpaan pasti ada perpisahan dan semua yang dekat pasti akan menjauh. Itu sudah menjadi sunatullah yang berlaku bagi semua hamba-Nya, kapan dan dimanapun sampai tiba masanya ketika Allah menuntaskan usia di dunia
Tidak ada di dunia ini yang dapat menyamai kesedihan akibat perpisahan. Kepergian ruh sekalipun tidak dapat menyamai sedihnya perpisahan. Ada sebagian ahi hikmah yang berkata, " Perpisahan adalah saudara kematian." Ada pula yang mengatakan sebaliknya, "kematian adalah saudara perpisahan".
Tidak ada di dunia ini yang dapat menyamai kesedihan akibat perpisahan. Kepergian ruh sekalipun tidak dapat menyamai sedihnya perpisahan. Ada sebagian ahi hikmah yang berkata, " Perpisahan adalah saudara kematian." Ada pula yang mengatakan sebaliknya, "kematian adalah saudara perpisahan".
Monday, December 29, 2008
Doa Awal Tahun
Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam tetap tercurah kepada junjungan kita nabi Muhammad beserta keluarga dan shabat beliau. Yaa Alloh ya Tuhanku, Engkau adalah Dzat Yang Maha Kekal, dahulu dan awal, Hanya dengan anugerah dan kemurahan-Mu yang Agung telah datang tahun baru. Di tahun ini kami memohon pemeliharaan-Mu dari syetan, kekasihnya dan bala tentaranya, dan kami mohon pertolonhan-Mu atas nafsu yang mengajak kepada kejelekan, dan kami mohon kesibukan dengan perbuatan yang dapat mendekatkan diri kepada-Mu wahai Dzat Yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Semoga rahmat dan salam Alloh tetap tercurahkan kepada Junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya.
Doa Akhir Tahun
Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat da salam tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarga da sahabat beliau. Yaa Alloh yaa Tuhanku, apa yang aku perbuat sepanjang tahun ini berupa perbuatan-perbuatan yang Engau larang aku melakukanya, sedang aku belum bertaubat dari padanya, dan Engkaupun telah menyayangiku setelah Engkaupun kuasa untuk menyiksaku, kemudian Engkau menyeruku untuk bertaobat dari adanya setelah aku bermaksiat kepada-Mu, maka ampinilah aku kerjaan ditahun ini, adalah berupa perbuatan yang Engkau ridlohi dan Engkau janjinkan pahala atasnya. Dan aku memohon kepada-Mu wahai Tuhanku, wahai dzat Yang Maha Mulia, Yang memiliki kebesaran dan kemuliaan, agar Engau terima amalku ini, waha Dzat Yang Maha Mulia. Semoga rahmat dan salam Alloh tetap tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.
Tuesday, November 11, 2008
Empat Resep Disayang Allah
Empat Resep Disayang Allah
1. Melihat orang lain seperti saudara sendiri
2. Mengenang jasa, sekecil apapun kebaikan dari orang lain terus kita ingat dan sebaliknya kejelekan sebesar apapun harus kita lupakan.
3. Silahturahmi, perbanyak mengunjungi saudara kerabat dekat, kerabat jauh, saudara jauh sanak saudara.
4. memberi salam. Inilah seringan-ringannya kasih sayang yang bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan uang. Menebar salam dan senyum dengan hati yang iklas akan membekas pada setiap orang yang kita sapa, karena sesungguhnya salam itu adalah doa.
1. Melihat orang lain seperti saudara sendiri
2. Mengenang jasa, sekecil apapun kebaikan dari orang lain terus kita ingat dan sebaliknya kejelekan sebesar apapun harus kita lupakan.
3. Silahturahmi, perbanyak mengunjungi saudara kerabat dekat, kerabat jauh, saudara jauh sanak saudara.
4. memberi salam. Inilah seringan-ringannya kasih sayang yang bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan uang. Menebar salam dan senyum dengan hati yang iklas akan membekas pada setiap orang yang kita sapa, karena sesungguhnya salam itu adalah doa.
Thursday, September 25, 2008
Syawal Segera Datang
Bukan maksud hati ingin mendahului Ramadhan dan berharap Sang Syawal segera datang. Tapi karena khawatir harap ini tak terucap, maka dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf atas segala khilaf dan salah. taqobalallahu minna wa minkum, syiamana wa syiamakum. Minal ‘aidin wal faidzin. Mudah-mudahan segala amal ibadah kita selama bulan ramadhan ini diterima-Nya. Allahu Akbar.. Allahu Akbar… Allahu Akbar… Laa ilaaha illahu Allahu Akbar…. Allahu Akbar walillahilham…:)
Kemenangan Orang-Orang Bertakwa
"Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur dan gadis-gadis remaja yang sebaya dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup benyak. (an-Naba': 31-36)
Friday, September 19, 2008
Merenunglah
Karenanya merenunglah sejenak saja. Merenung tentang iman dan sabar. Tentang cinta dan ridhaNYA. Setelah itu, merenunglah tentang orangtua, istri, suami dan anak-anak kita. Bahkan merenunglah tentang surga dan neraka. Atau merenunglah tentang apa saja dan siapa saja yang bisa menggairahkan iman kita. Merenunglah sejenak lalu rasakan manisnya iman.
Tuesday, September 16, 2008
Rezeki
"Aku bertawakal kepada Allah di dalam rezekiku Aku tak pernah meragukan bahwa Allah-lah yang berkuasa mengaruniakanku rezeki. Apa pun yang tercatat untuk menjadi rezekiku, pasti takkan ke mana, meski rezeki itu kini masih berada di dasar lautan yang maha dalam. Dengan keutamaan-Nya, Allah akan mendatangkannya untukku sekalipun seandainya aku tidak lagi memiliki lisan untuk mampu berkata-kata Lalu, bilamana jiwa ini akan merugi dan binasa Jika Maha Pengasih sendiri yang turun tangan membagikan rezeki hamba-Nya?!" (Imam Syafi’i)
Friday, September 05, 2008
Menghapus Doda dan Mengangkat Derajat
“Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang dengannya Allah akan menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajatnya! Para shahabat berkata: “Tentu, wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Menyempurnakan wudhu’ walaupun dalam kondisi sulit, memperbanyak jalan ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, maka itulah yang disebut dengan ar ribath.” (HR. Muslim no. 251)
Monday, September 01, 2008
Rezeki
"...aku tahu rezekiku tak mungkin diambil oleh orang lain, karenanya hatiku tenang!" (Hasan al-Bashri)
Thursday, July 24, 2008
Umat Muhammad
Rasulullah SAW bersabda, “‘Tidak ada seorang pun dari umatku kecuali aku mengenalnya pada hari kiamat kelak.’ Para shahabat bertanya, ‘Ya Rasulallah, bagaimana anda mengenali mereka di tengah banyaknya makhluk?’ Beliau menjawab, ‘Tidakkah kamu lihat, jika di antara sekumpulan kuda yang berwarna hitam terdapat seekor kuda yang berwarna putih di dahi dan kakinya? Bukankah kamu dapat mengenalinya?’ ‘Ya’, jawab shahabat. ‘Sesungguhnya pada hari itu umatku memancarkan cahaya putih dari wajahnya bekas sujud dan bekas air wudhu’.” (HR Ahmad dan Tirmizy)
Subscribe to:
Posts (Atom)
